10 Aplikasi Bisnis Yang Dapat Memudahkan Pelaku Usaha

Inilah 10 Aplikasi Bisnis Yang Dapat Memudahkan Pelaku Usaha

Ngorder Aplikasi Seller Online — Apakah Anda mulai kelelahan mengelola berbagai urusan bisnis karena usaha yang dijalani sedang melaju dengan pesat? Atau, apakah Anda sedang berniat memperbaiki sistem manajemen bisnis agar lebih produktif? Aplikasi bisnis berikut ini mungkin dapat membantu Anda. 

Banyak sekali aplikasi bisnis gratis yang sangat berguna untuk membuat kegiatan usaha menjadi lebih cepat, efisien dan mampu mendorong produktivitas. Sayangnya, aplikasi ini belum banyak dimanfaatkan secara maksimal. 

Dalam artikel ini, kita akan membahas berbagai aplikasi bisnis yang berguna untuk mengatur manajemen usaha, membuat konten promosi, berkomunikasi dengan tim, dan lain-lain. Berikut daftar lengkapnya. 

1. Google Spreadsheet

Google Spreadsheet merupakan program pengolah angka berbasis cloud yang disediakan secara gratis oleh Google. Jika Anda terbiasa menggunakan Microsoft Excel, Google Spreadsheet adalah versi online yang lebih fleksibel namun fungsinya sangat powerfull. 

Anda dapat menggunakan Spreadsheet ini sebagai aplikasi untuk bisnis seperti membuat catatan arus kas keuangan, membuat dashboard yang menampilkan performa bisnis, dan masih banyak lainnya. Sama dengan Excel, Spreadsheet juga punya banyak template yang bisa Anda pakai dan sesuaikan sendiri. 

Beberapa keunggulan Spreadsheet antara lain; 

  • Berbasis cloud sehingga data akan tersimpan dengan aman
  • Memiliki fitur history yang memungkinkan kita untuk mengambil versi data sebelumnya
  • Fitur kolaborasi memungkinkan file Spreadsheet diakses dan digunakan bersama tim
  • Tersedia dalam versi web maupun Android dan iOS. 
  • Dapat diintegrasikan dengan platform lain seperti Google Data Studio 

2. Aplikasi Mobile Banking

Aplikasi mobile banking menjadi aplikasi wajib bagi para pebisnis. Di tengah kebutuhan transaksi yang semakin meningkat dan cepat, aplikasi mobile banking menawarkan berbagai kemudahan dalam bertransaksi. 

Agar keuangan bisnis Anda sehat, mulailah memisahkan rekening pribadi dengan bisnis. Jadi, Anda memiliki dua aplikasi mobile banking di perangkat smartphone. Dengan menggunakan aplikasi mobile banking, Anda akan mendapatkan sejumlah keuntungan seperti: 

  • Kemudahan melakukan transfer dana 
  • Cek pembayaran dari pembeli 
  • Melihat riwayat transaksi 

3.Ngorder ID

Ngorder merupakan aplikasi manajemen bisnis multifungsi yang dapat dimanfaatkan sebagai pengelola orderan toko online, inventory barang, manajemen pengiriman sampai analisa bisnis. Ngorder merupakan salah satu inovasi anak bangsa yang dapat membantu para UMKM mengelola bisnisnya secara lebih profesional.  

Dengan aplikasi Ngorder, Anda tidak perlu lagi pusing karena harus merekap penjualan secara manual. Jika sudah memiliki karyawan, Anda dapat dapat memberikan hak akses admin kepada mereka yang bertanggung jawab sesuai dengan peranannya. Fitur lainnya yang menarik adalah private order system untuk mengelola ribuan reseller bisnis Anda. 

Ngorder dapat dipakai secara gratis selama 7 hari. Anda bisa mendapatkan versi trialnya pada link : berikut ini. 

4. Marketplace

Marketplace merupakan salah satu inovasi penting yang memungkinkan pembeli dan penjual bertemu dalam satu platform. Keberadaan marketplace sangat bermanfaat bagi para UMKM untuk memperluas pemasaran produk mereka. Di Indonesia, banyak sekali marketplace dengan segmentasi pasar yang luas dan beragam.

Sebagai referensi, berikut daftar marketplace yang paling banyak dikunjungi di Indonesia pada kuartal II 2020 berdasarkan data iPrice

Peringkat Marketplace Jumlah Pengunjung Per Bulan
1 Shopee 93,44 juta
2 Tokopedia 67,9 juta
3 Bukalapak 35,28 juta
4 Lazada 22,02 juta
5 Blibli 18,30 juta
6 JD ID 9,30
7 Orami 4,17
8 Bhinneka 3,80
9 Zalora 2,33
10 Matahari 2,19

5. Google Bisnisku

Google Bisnisku merupakan layanan Google yang membantu pengusaha memunculkan keberadaan bisnis nya di berbagai produk Google seperti Google Maps dan penelusuran mesin pencari. Layanan ini penting agar pembeli dapat mengetahui keberadaan bisnis Anda. 

Riset mengatakan bahwa 46% pengguna melakukan pencarian lokal. Artinya, pengguna cenderung mencari restoran, cafe, tempat gym dan lain sebagainya yang dekat dengan lokasi mereka, 

Misalnya, pengguna akan mengetikkan kata kunci “restoran terdekat”, “cafe sekitar UI” dan lain sebagainya. Dengan mendaftarkan bisnis Anda di Google, usaha Anda akan terindeks di mesin pencari dan pengguna yang membutuhkan dapat menemui Anda. 

Menariknya lagi, sebanyak 29% pengguna yang melakukan pencarian lokal tersebut berujung pada pembelian. Jadi, tunggu apalagi, daftarkan segera bisnis Anda di Google Bisnis. 

6. Aplikasi Bisnis Trello

Anda punya kebiasaan menulis sticky notes untuk memberitahu karyawan tentang sesuatu hal? Mungkin saatnya Anda beralih ke Trello yang memungkinkan Anda membuat “sticky notes” secara digital. 

Trello adalah layanan kolaborasi yang banyak dipakai perusahaan untuk melakukan koordinasi berbagai proyek dalam satu platform. Anda bisa menggunakan aplikasi ini untuk memantau proyek yang sedang berjalan, melihat progress nya, serta memberikan lampiran atau komentar. 

Trello dapat membantu Anda menciptakan alur kerja yang tersusun dengan rapi dan flexibel. Fitur checklist pada Trello membantu Anda memprioritaskan pekerjaan yang harus diselesaikan setiap harinya. 

7. Slack

Slack merupakan sarana komunikasi yang dirancang khusus bagi perusahaan untuk melakukan koordinasi dengan tim, berbagai berkas, dan mengelola proyek yang sedang berjalan. Slack pada dasarnya sama dengan fitur instant messaging biasa namun memiliki keunggulan seperti adanya fitur channel. 

Dengan fitur channel, Anda dapat memasukkan anggota dari sebuah divisi atau proyek sehingga koordinasi menjadi lebih efisien. Slack terintegrasi dengan banyak aplikasi lain seperti Dropbox, Google Drive, Github, Google Hangouts, dan media sosial seperti Twitter. Selain versi web, Slack tersedia dalam versi Android dan iOS sehingga lebih fleksibel untuk digunakan. 

8. Workplace 

Jika Anda adalah pengguna setia Facebook, maka ada kabar baik karena perusahaan jejaring sosial ini juga punya aplikasi seperti Slack. Aplikasi untuk bisnis bernama Workplace ini merupakan instant messaging yang fokus untuk melayani kalangan korporasi dan profesional. 

Tampilan Workplace mirip dengan Facebook namun memiliki sejumlah kelebihan seperti fitur Multi Company Groups. Dengan fitur ini, Anda dapat mengintegrasikan seluruh karyawan perusahaan lengkap dengan divisi-divisinya dalam satu platform. Workplace telah digunakan perusahaan – perusahaan besar seperti Danone dan Starbuck. 

Baik Trello, Slack maupun Workplace menjadi aplikasi yang dibutuhkan saat pandemi COVID019 ini. Meski tetap di rumah aja, Anda tetap dapat berkomunikasi secara efektif dengan tim. 

9. Hootsuite

Hootsuite merupakan aplikasi yang akan bermanfaat bagi pelaku usaha yang sudah menggunakan media sosial untuk bisnis online. Aplikasi ini mengintegrasikan berbagai media sosial seperti Facebook, Twitter, dan Instagram ke dalam satu platform. Dengan Hootsuite, Anda dapat melakukan; 

  • Scheduling postingan media sosial 
  • Menganalisa konten yang mendapatkan respon terbaik
  • Melihat interaksi yang terjadi di media sosial melalui fitur multi stream view

10. Canva

Canva dapat membantu Anda membuat konten-konten promosi di media sosial dengan mudah tanpa memerlukan software desain grafis. Ada tinggal drag and drop element yang tersedia untuk membuat materi promosi.  

Di Canva, tersedia banyak template yang bisa Anda pakai dan sesuaikan sendiri sesuai dengan kebutuhan konten media sosial. Aplikasi ini tersedia dalam versi gratis dan berbayar. 

11.Raja Ongkir

Raja Ongkir merupakan aplikasi web services yang memberikan informasi ongkos kirim dari berbagai layanan jasa pengiriman di Indonesia. Sebagai pebisnis, Anda dapat menggunakan aplikasi ini untuk mengecek ongkir tanpa harus membuka situs penyedia layanan ekspedisi satu per satu. 

Raja Ongkir juga menyediakan API yang dapat dipakai untuk mengintegrasikan aplikasi cek ongkos kirim ini dengan toko online Anda. Jadi, pembeli tinggal memilih salah satu jasa ekspedisi dari toko online Anda. Kemudian, sistem akan mengambil data dari Raja Ongkir untuk ditambahkan sebagai total pembayaran.

Baca juga Artikel Menarik lainnya:  E-Book: Strategi Survival Bisnis Online Di Era Pandemi