8 Cara Mendapatkan Modal Usaha Untuk Pebisnis Pemula

Bagaimana Cara Mendapatkan Modal Usaha Untuk Pebisnis Pemula?

Ngorder ID — Modal memang jadi faktor penting saat kita memulai suatu usaha. Banyak orang yang punya keinginan berwirausaha namun terkendala ketiadaan modal. Dalam artikel, kita akan membahas beberapa cara mendapatkan modal usaha untuk Anda yang baru merintis bisnis. 

8 Cara Mendapatkan Modal Usaha Untuk Pebisnis Pemula

Gunakan Modal Usaha dari Tabungan Pribadi

Menggunakan tabungan pribadi untuk modal berbisnis adalah cara yang paling mungkin dilakukan dan aman. Tetapi, tentu saja perlu waktu untuk mengumpulkan uang sampai cukup untuk menjadi modal bisnis. 

Terlebih lagi ada beberapa orang yang memang belum terbiasa menabung sehingga cara ini sulit untuk dilakukan. Tipsnya, buat perencanaan usaha terlebih dahulu secara matang dan tentukan seberapa banyak modal yang Anda butuhkan. 

Jika saat ini Anda adalah seorang karyawan, maka sisakan sebagian gaji secara rutin untuk tabungan modal usaha. Usahakan agar selalu mengalokasikan dana tabungan setiap awal gajian. 

Jangan menabung dari sisa bulanan karena itu tidak akan efektif. Bila perlu, taruh tabungan modal bisnis Anda di platform investasi minim risiko seperti deposito dan reksa dana pasar uang. Dengan begitu, tabungan Anda pun menjadi berkembang. 

Menggadaikan Aset 

Menggadaikan aset bisa menjadi alternatif anda dalam mencari modal usaha. Namun, pastikan anda sudah memahami bagaimana resikonya. Sejumlah aset yang dapat digadaikan untuk mendapatkan uang tunai antara lain kendaraan bermotor, surat tanah, emas, dan aset bernilai lainnya. 

Menggadaikan aset merupakan satu langkah yang cukup berani, karena itu lakukan cara ini bila Anda sudah memiliki rencana bisnis yang matang. Menggadaikan aset lebih baik jika untuk menambah modal usaha, artinya Anda sudah memiliki bisnis kecil namun membutuhkan cash untuk meningkatkan level usaha. 

Patungan Usaha Dengan Teman

Cara yang cukup sering dilakukan untuk mencari modal usaha adalah mencari partner bisnis. Dengan adanya partner bisnis, Anda setidaknya memiliki sejumlah keuntungan. Pertama, modal usaha menjadi tidak terlalu besar karena dilakukan secara patungan. Kedua, beban dalam menjalani bisnis akan dibagi bersama teman. 

Tetapi, membangun usaha dengan menggandeng teman juga memiliki sejumlah risiko. Untuk itu, perhatikan Tips dibawah ini:

Beberapa hal Tips sebelum memutuskan mencari partner bisnis. 

1. Punya visi yang sama

Ini merupakan faktor yang vital mengingat banyak keputusan-keputusan bisnis yang mesti Anda ambil. Ketika membangun bisnis bersama, Anda tidak hanya mengambil keputusan sendiri. 

Pastikan bahwa Anda dan rekan telah memiliki gambaran yang jelas mengenai arah bisnis ke depan, strategi yang perlu dilakukan, dan hal-hal teknis lainnya. Kebanyakan bisnis yang dibangun bersama teman akhirnya terbengkalai karena para pendirinya sudah tidak memiliki satu visi yang sama. 

2. Ada pembagian tugas yang jelas

Pastikan ada pembagian tugas di antara para pendiri. Sesuaikan hal ini dengan keahlian masing-masing. Misalnya, Anda membuat satu coffee shop kecil-kecilan. Dalam pembagian tugas antar pendiri, ada yang bertanggung jawab terhadap bahan baku dan kualitas produk, ada pula yang berperan dari segi bisnis dan pemasaran. 

Keduanya tentu tidak dapat dipisahkan namun sudah dibagi tugasnya. Ini penting agar organisasi di bisnis Anda tidak menjadi tumpang tindih. Selain itu, masing-masing pendiri bisa fokus pada job desk yang telah ditentukan. 

3. Bila Perlu Ada Hitam Di Atas Putih

Dalam skala yang cukup besar, membangun usaha bersama teman perlu ada hitam di atas putih alias ada perjanjian yang jelas antar pihak. Ini penting agar untuk menyelesaikan masalah jika suatu saat terjadi perkara. 

Cantumkan dengan jelas perihal modal usaha yang masing-masing setorkan, pembagian hasil, serta tanggung jawab masing-masing. Jangan hanya mengandalkan kepercayaan untuk berbisnis.  

Crowdfunding

Perkembangan teknologi informasi saat ini memunculkan berbagai inovasi dalam bidang finansial salah satunya crowdfunding. Meski lebih terkenal sebagai galang dana untuk kegiatan sosial, crowdfunding sebenarnya juga bisa untuk mencari modal. 

Platform ini memungkinkan pelaku usaha untuk menggalang dana dari para investor dengan menawarkan gagasan bisnis. Ada beberapa di antaranya yang memang sudah berjalan, namun tidak sedikit yang masih dalam bentuk prototype. 

Setidaknya ada tiga jenis crowdfunding untuk menggalang modal usaha yaitu; 

  1. Equity crowdfunding

Jenis penggalangan dana ini berbasis kepemilikan. Artinya, mereka yang ikut memberikan uangnya akan tercatat sebagai pemilik dengan persentase saham yang dimiliki. Model penggalangan dana ini mirip dengan pasar modal di bursa efek namun dalam skala yang lebih kecil. 

  1. Donation crowdfunding

Metode ini lebih bersifat sukarela dan tidak ditukar dengan kepemilikan atas suatu usaha tertentu. Biasanya, ditukar dengan value lain yang nilainya lebih besar dari sekadar uang. Misalnya, membangun social startup untuk membantu mengatasi masalah-masalah sosial  tertentu. 

  1. Debt crowdfunding

Sesuai dengan namanya, penggalangan dana untuk modal usaha ini lebih bersifat utang. Artinya, pemilik usaha wajib mengembalikan sejumlah dana yang telah diterima dengan bunga yang sudah disepakati. Contoh debt crowdfunding dapat kita lihat di layanan-layanan Peer to Peer Lending. 

P2P Lending Alternatif Cara Mendapatkan Modal Usaha

Cara Mendapatkan Modal lainnya dengan cara Peer to Peer Lending atau P2P Lending Yaitu jasa keuangan yang mempertemukan antara pemberi pinjaman dengan pihak yang ingin mengajukan pinjaman dalam satu platform. P2P Lending merupakan salah satu pilihan berinvestasi yang cukup menjanjikan karena hasilnya bisa diambil dalam jangka pendek (antara 6 bulan sampai 1 tahun). 

Bagi pemilik usaha, kehadiran P2P Lending ini tentu menjadi salah satu alternatif permodalan yang patut dicoba. Namun, sebagian besar P2P Lending biasanya hanya mau menerima usaha yang sudah berjalan. Karena, mereka punya tanggung jawab mengembalikan modal kepada investor. 

Bila anda ingin meminjam modal usaha dari fintech, anda perlu berhati-hati karena banyak sekali fintech tidak berizin yang menjerat nasabahnya dengan bunga dan biaya administrasi tinggi. Pada September 2020 lalu, Otoritas Jasa Keuangan bahkan sudah memblokir 125 fintech ilegal

Berikut beberapa tips dalam memilih layanan P2P Lending. 

  1. Pastikan perusahaan yang bersangkutan telah memiliki izin resmi dari Otoritas Jasa Keuangan atau lembaga terkait. anda dapat melihatnya di situs resmi OJK. Izin ini penting karena perusahaan fintech resmi akan diawasi secara ketat oleh lembaga keuangan. 
  2. Perhatikan bunga dan biaya-biaya lain. Layanan P2P Lending sering kali menawarkan kemudahan dalam mengakses pinjaman. Namun, di balik itu semua mereka mengenakan bunga yang sangat tinggi. Belum lagi, ada biaya-biaya lain yang mungkin tidak anda sadari. 
  3. Cari review pengguna lain untuk menghindari fintech nakal yang sering mengambil data tanpa izin. Beberapa fintech juga diketahui kerap menagih pembayaran dengan cara-cara yang tidak baik. Oleh karena itu, sebaiknya cari tahu dulu review dari orang lain di internet. 

Mengikuti Program Kewirausahaan

Setiap tahun, pemerintah meluncurkan berbagai program untuk menciptakan wirausaha-wirausaha baru. Salah satunya program Wirausaha Pemula yang memberikan hibah dana usaha sebesar Rp12 juta. Bantuan usaha ini ditujukan untuk usaha mikro agar bisa naik skala bisnisnya. 

Jika anda adalah seorang mahasiswa, ada Program Mahasiswa Wirausaha (PMW) yang bisa mewujudkan ide-ide bisnis kreatif anda. Bukan hanya modal finansial, penerima program ini pun akan diberikan bimbingan yang penting untuk menjalankan sebuah bisnis. 

Koperasi cara mudah mendapatkan modal

Koperasi merupakan badan usaha yang dijalankan oleh anggota untuk memenuhi kesejahteraan anggotanya serta memberikan manfaat bagi masyarakat. Koperasi dijalankan dengan asas kekeluargaan sesuai dengan nilai-nilai dan prinsip koperasi. 

Sebagai pelaku usaha, anda pun bisa memanfaatkan koperasi untuk mencari alternatif permodalan. Carilah koperasi simpan pinjam yang ada di sekitar anda dan jadilah anggota di dalamnya. Biasanya, koperasi memiliki syarat dan ketentuannya sendiri untuk menyalurkan modal. Carilah informasi sedetail mungkin dan temui pengurusnya. 

Pastikan agar koperasi tersebut sudah memiliki izin resmi dari Kementerian Koperasi dan UMKM. Hati-hati dengan keberadaan koperasi yang tidak berizin karena berpotensi penipuan. 

Angel Investor

Alternatif lain yang bisa anda coba untuk mencari modal usaha adalah dengan mencari angel investor. Istilah ini sebenarnya populer di dunia startup untuk menunjukkan individu yang mau menyuntikkan dana kepada bisnis yang baru dirintis. 

Pastikan agar model bisnis yang anda tawarkan ini menarik dan punya potensi yang cukup besar untuk dijadikan sebuah bisnis berkelanjutan. Untuk menemukan angel investor memang bukanlah perkara gampang, karena itu anda perlu membangun relasi dan bertemu dengan banyak pihak. 

Kesimpulan

Modal usaha memang menjadi sesuatu yang tidak bisa dihindarkan saat kita merintis sebuah bisnis. Meski sulit, masih ada alternatif atau jalan untuk mendapatkan modal usaha. Sebelum itu, pastikan anda sudah memiliki business plan yang jelas dan detail sehingga mampu menyakinkan investor untuk mengucurkan dananya.

Baca juga Artikel Menarik lainnya:  Memulai Bisnis Fashion Online, Sudah Terlambat Atau...?