Mau Promosi di Sosial Media dengan Efektif? Hindari 5 Hal Ini!

Kini menjadi seorang pebisnis online sangat diuntungkan dengan mudahnya berinteraksi dengan target market. Hanya memanfaatkan Facebook, Instagram, BBM, Whatsapp, Line, dan sosial media lainnya, Anda bisa mengenalkan, memasarkan, dan menawarkan produk yang Anda jual.

Hal ini dikarenakan sosial media mudah dilakukan oleh semua orang, sosial media juga tidak membutuhkan modal yang besar, dan sosial media membuat bisnis Anda akan lebih cepat dikenal oleh banyak orang. Namun dalam penerapannya, promosi di sosial media tidak bisa dilakukan sembarangan. Ada beberapa hal yang tidak boleh Anda lakukan ketika memanfaatkan sosial media untuk media promosi.

Mulai Tanpa Strategi yang Jelas

Menyusun Strategi Marketing
Menyusun Strategi Marketing [sumber]
Sebelum melakukan promosi, hendaknya Anda merumuskan strategi marketing terlebih dahulu. Mulailah dengan pertanyaan mengapa Anda memilih sosial media sebagai media promosi bisnis Anda. Jika Anda tidak bisa menjawab pertanyaan ini, maka sosial media bukan tempat yang cocok bagi bisnis Anda. As simple as that.

Beli Followers/Likes Palsu

Get Real Followers
Get Real Followers [sumber]
Semakin banyak jumlah followers atau likes akan membuat promosi Anda di sosial media semakin efektif, dengan catatan followers atau likes Anda tersebut adalah REAL user bukan akun yang dibuat dengan bantuan software atau scripts. Anda pasti tidak menginginkan followers yang berjumlah sangat banyak tapi tidak ada interaksi sama sekali ketika Anda memposting sesuatu di dalam sosial media Anda, oleh karena itu membeli followers atau likes adalah sebuah ide buruk.

Share Terlalu Banyak Dalam Waktu Singkat

Selingi dengan Social Share
Selingi dengan Social Sharing [sumber]
Dalam melakukan promosi di sosial media jangan hanya jual, jual, dan jual. Ketika Anda hanya memposting jualan saja, maka lama-lama followers Anda akan meninggalkan halaman Anda dengan cepat. Sebaiknya 70% postingan Anda berisi sosial yang berhubungan dengan produk dan sisanya 30% berisi konten mengenai produk.

Menulis Postingan yang Panjang

Customer Bosan
Pembeli jemu membaca postingan [sumber]
Menambahkan foto ke dalam postingan akan jauh lebih efektif daripada Anda hanya posting berupa tulisan saja. Apalagi jika postingan Anda terlalu panjang akan membuat followers jemu membaca postingan dan akhirnya tidak melanjutkan. Hmm, padahal poin penting dalam promosi ada di bagian akhir postingan.

Tidak Mendengarkan Respon Follower

Pembeli Online
Pembeli Online [sumber]
Jika Anda menerima komentar dari followers, baik positif maupun negatif, usahakanlah merespon komentar mereka dengan cepat karena followers akan merasa dihargai. Untuk komentar positif, Anda cukup membalas dengan terima kasih. Sedangkan untuk komentar negatif, Anda bisa merespon secara chat private dan jangan lupa mengucapkan permintaan maaf.

Nah, sudah siapkah Anda berpromosi di sosial media? Selamat mencoba.

Comments