Mengenal StartUp Bisnis -Tips & Faktor Kesuksesan Startup

mengenal apa itu start up bisnis di indonesia

Taukah kamu apa itu Startup Bisnis?

Ngorder Aplikasi menejemen toko online — Kata startup berasal dari bahasa inggris yang jika di terjemahkan dalam bahasa Indonesia berarti perintis. Sedangkan perintis secara bahasa memiliki arti usaha pertama atau permulaan. Nah, penggunaan kata start up ini sebenarnya biasa digunakan untuk perusahaan perusahaan digital yang baru saja memulai bisnisnya dan dilengkapi dengan syarat-syarat tertentu.

Sedangkan menurut Paul Graham di dalam lamannya menyebutkan bahwa startup adalah perusahaan yang didesain untuk berkembang dengan cepat. Sedangkan perusahaan yang baru dirintis tidak langsung bisa dianggap sebagai startup.

Selain pendapat dari Paul Graham, menurut Blank (2004), Start up dirancang untuk menemukan sebuah model bisnis yang dapat berulang dan berskala, sedangkan menurut  Ries (2011) start up merupakan sebuah usaha yang baru didirikan dan masih pada tahap pengembangan serta penelitian untuk mencari potensi pasar dan semua tergolong dalam bidang usaha teknologi dan informasi.

Di Indonesia sudah banyak bermunculan bisnis start up diantaranya bukalapak, Gojek, Tokopedia, dll. Pemerintah sendiri pun tidak tinggal diam dalam fenomena ini, pemerintah berusaha membantu anak bangsa untuk dapat sukses di bidang ini, salah satunya dengan membuat program gerakan nasional 1000 startup yang berada dibawah kementrian komunikasi dan informatika (Http://1000startupdigital.id/, 2016).

Biarpun sebuah startup sering diasosiasikan dengan teknologi company. Tapi ada banyak startup diluar sana seperti Kopi Kenangan, Fore dan Janji Jiwa yang model mereka ada nilai scale up dan sustainability serta dalam tahap growth yang sangat menjanjikan. Kekuatan model gerai kopi ini dikarenakan kecepatan dan standarisasi dalam tenaga kerja dan kualitas produk serta layanan.

3 Variabel Ciri-Ciri Start Up Bisnis

Rama Mamuaya, founder DailySocial, merangkum ciri-ciri startup menjadi 3 variabel:

  1. Beroperasi (umur) kurang dari tiga tahun
  2. Memiliki kurang dari 20 karyawan
  3. Memiliki pendapatan kurang dari $100.000 pertahun

Menurut David McClure, perusahaan tidak lagi disebut startup jika telah:

  1. Selesai merancang produknya
  2. Menemukan target konsumennya
  3. Mampu menjual produk tersebut kepada target konsumen.

Mulai bermunculan bisnis startup dipengaruhi oleh perkembangan Internet yang pesat yang didukung dengan infrastruktur  teknologi informasi yang menyediakan akses Internet secara menyeluruh dan cepat. Berdasarkan survei yang dilakukan Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia pertumbuhan yang pesat tersebut dapat digolongkan menjadi beberapa kategori diantaranya pengguna Internet sekitar 51% dari total penduduk Indonesia yang sebesar 256 juta jiwa dengan sebaran terbanyak berada di Jawa dengan jumlah mencapai 86 juta atau sekitar 60% dari total penggunan Internet.

Baca juga Artikel Menarik lainnya:  7 Cara Mengelola Keuangan Usaha Bagi UMKM

Dengan data tersebut bisa dibayangkan terdapat peluang yang amat besar jika kita dapat memanfaatkan data ini dengan baik. Banyaknya anak muda pengguna internet dengan sedikit pengalaman usaha dan ketersediaan modal, maka startup menjadi pilihan yang sesuai dengan kondisinya. Keahlian dalam teknologi informasi adalah salah satu syarat yang harus dipenuhi.

Apakah kalian pernah mendengar mengenai ledakan informasi? Itu juga merupakan salah satu faktor mulai bermunculannya startup di berbagai negara. pemain dalam bisnis Digital(?) cenderung banyak mencari tahu bagaimana cara untuk mendapatkan keuntungan yang berasal  dari bergeraknya informasi mengenai trend barang dan jasa. Pengembangan bisnis digital hampir sama dengan bisnis fisik pada umumnya, salah satu caranya dengan pemasaran.

Pada kenyatannya, membangun startup bukanlah sesuatu yang mudah. Menurut data menurut catatan situs forbes.com, 90% startup yang diciptakan didunia gagal (www.forbes.com, 2015). Banyak alasan mengapa startup gagal, diantaranya salah memprediksi kebutuhan pasar, konflik internal, kehabisan dana dan ketidak harmonisan tim serta pola perusahaan yang buruk (Https://id.techinasia.com/, 2016)(Griffith, 2014).

Sedangkan dari riset yang dilakukan oleh Bill gross, ia melakukan analisis terhadap  200 startup yang sukses dan gagal dari startup yang berada didalam idealab dan beberapa startup di luar idealab seperti Uber, AirBnb, YouTube, dan lainnya, mengungkapkan ada 5 faktor yang menentukan kesuksesan sebuah startup. Kelima faktor tersebut adalah timing, team, idea, bisnis model, dan funding (www.inc.com, 2017). Mari kita bahas satu persatu.

Inilah 5 faktor yang menentukan kesuksesan sebuah startup :

  • Tim

Data yang diperoleh di lapangan menunjukkan bahwa Tim sangat berpengaruh bagi kesuksesan startup, kualitas sdm, skill dan kemampuan codingnya, sangat mempengaruhi kesuksesan sebuah startup. Tim sangat penting dalam sebuah startup maka dari itu tim merupakan aset paling berharga. SDM  startup tidak dapat bekerja sendiri, dibutuhkan sinergi antar satu dengan yang lainnya. Tim adalah aspek utama dari startup. Dari sudut pandang venture capitalist, tim adalah elemen paling penting saat menentukan apakah seorang investor akan berinvestasi atau tidak (Uzzaman, 2015). Tim adalah satu-satunya aset nyata yang dimiliki oleh sebuah startup.

  • Timming

Timming menjadi salah satu hal yang sangat penting, dikarenakan jika kita membuat produk tetapi waktu peluncurannya salah, maka produk tersebut tidak akan laku di pasaran. Gojek merupakan salah satu startup yang sukses pada waktu yang tepat, gojek hadir ditengah kemajuan masyarakat indonesia ketika internet dan smartphone menjadi hal yang sudah biasa bagi masyarakat, dan juga masalah kemacetan yang semakin parah membuat gojek menjadi pilihan yang tepat untuk masyarakat menghindari macet.

Baca juga Artikel Menarik lainnya:  Definisi Fintech : Sejarah, Manfaat, dan Jenis - Jenisnya

Bill memberikan contoh bagaimana timing sangat mempengaruhi startup, Contoh  pertama adalah AirBnb, banyak orang beranggapan tidak akan ada orang yang akan mau menyewakan rumah mereka ke orang asing, anggapan itu ternyata salah. AirBnb muncul di saat orang-orang sangat memerlukan pendapatan tambahan dan salah satu cara yang disediakan oleh AirBnb adalah dengan menyewakan tempat tinggal mereka. Kedua adalah UBER, Bill mengungkapkan bahwa UBER muncul saat kebutuhan akan transportasi sangat tinggi dan juga banyak supir yang ingin mendapat pendapatan tambahan.

  • Ide

Ide menjadi hal pendukung kesuksesan startup walaupun bukan menjadi hal yang sangat penting, karna ketika ada ide yang baik tetapi tidak memiliki SDM yang baik ide tersebut tidak dapat dieksekusi, dan ketika ide tersebut dapat dieksejusi dan menjadi produk tetapi Timmingnya tidak pas, produk tersebut tidak ada penggunanya dan akhirnya percuma.

  • Model Bisnis

Model bisnis merupakan alat bantu yang menjelaskan bagaimana suatu organisasi menciptakan, memberikan, dan menangkap suatu nilai tambah(Alesander, 2010). Sebuah startup memerlukan alat ini untuk memberikan pandangan yang menyeluruh akan proses bisnis yang akan direncanakan, atau bahkan menjelaskan bisnis yang sedang berjalan.

Banyak bisnis yang baru mulai mengalami banyak kendala selama operasionalnya. Model bisnis dapat membantu menganalisa masalah dan mencari solusinya. Startup baru dapat menggunakan model bisnis untuk merancang bentuk yang sesuai dengan kondisi startupnya. Model bisnis merupakan suatu model yang menjelaskan tentang bagaimana suatu perusahaan bergerak dalam mencapai keuntungan. Model ini diibaratkan sebagai sebuah kendaraan yang dibangun oleh perusahaan dalam rangka mengantar mereka ke tempat tujuan. Sebuah startup memerlukan model bisnis yang tepat untuk meningkatkan daya saing dan mencapai tujuan akhirnya (Uzzaman, 2015).

Baca juga Artikel Menarik lainnya:  Ini Dia, 3 Cara Menambahkan Lokasi di Google Maps Untuk Bisnis Anda

Faktor pendukung kesuksesan startup adalah model bisnis yang baik.

Berikut ini 3 keuntungan memiliki model bisnis yang baik yaitu:

  1. mampu memberikan pandangan kepada perusahaan mengenai bagaimana respon pasar terhadap produk yang dimiliki,

  2. melemahkan daya saing perusahaan kompetitor, dan

  3. mendorong persekutuan dengan perusahaan kompetitor (mutualisme) dalam menciptakan produk yang mampu menjawab kebutuhan pasar.

Keuntungan-keuntungan tersebut mampu menjadi kunci bagi perusahaan dalam memenangkan persaingan di pasar

  • Dana

Pendanaan itu relatif, tergantung produk yang dibuat,
misalnya membuat produk yang awalnya harus merugi dulu untuk bisa jalan, funding sangat diperlukan, tetapi saat membuat produk yang langsung dijual seperti website, atau sofware kasir funding tidak terlalu berpengaruh, tergantung kondisi dan situasi.

Sedangkan menurut Bill startup sekarang sangat mudah memperoleh investasi. Asalkan mereka memiliki tim dan
traksi yang kuat, mendapat investasi bukanlah yang yang mustahil (www.inc.com, 2017).

Start up sendiri mengalami evolusi dengan hampir semua sektor mulai diminati oleh banyak investor terutama yang punya 3 hal seperti:
1. Dominasi Pasar yang cepat melewati standard industri
2. Kecepatan dalam eksekusi, bisnis model yang jelas
3. Nilai ketahanan (sustainaibility) dan perkembangan cepat (scalability)

Bisa dan cukup dapat dipahami rekan-rekan? jika ada pertanyaan silahkan tinggal di kolom komentar ya.! Itulah ulasan singkat penulis mengenai Apa itu StartUp bisnis yang ada di indonesia dan apa saja faktor yang menentukan kesuksesan nya. Semoga bermanfaat.