Tips Mengatasi CLBK, Biar Nggak Baper

Sebagian besar penjual online pasti pernah merasa diberikan harapan palsu (PHP) oleh calon customer. Sudah menjawab semua pertanyaan yang mereka ajukan, tapi ujungnya mereka tidak jadi membeli, ini nih yang kerap disebut CLBK a.k.a Chat Lama Beli Kagak.

Jika PHP oleh calon customer terjadi berulang, bawaannya jadi sebal, kesal, dan baper. Betul? Hal demikian harus segera Anda atasi, karena ditakutkan kebaperan Anda akan mempengaruhi performa pelayanan terhadap customer yang lain.

Oleh karena itu, mempelajari teknik closing itu wajib hukumnya bagi Anda seorang online seller. Mengapa demikian? Karena jika Anda menguasai teknik closing sudah tidak ada lagi baper karena CLBK. Yuk simak tips bagaimana cara agar calon customer nggak cuman nanya aja tapi pasti beli.

Tidak, Bukan Berarti Tidak

Jika calon customer menolak penawaran Anda, bukan berarti mereka benar-benar tidak mau dengan produk yang Anda tawarkan. Coba gali apa alasan mereka menolak tawaran Anda. Mungkin saja kan mereka menolak karena warna produk yang Anda tawarkan bukan selera mereka atau kurang cocok dengan harga yang Anda tawarkan. Jika sudah tahu alasannya, langsung berikan alternatif produk lain yang sesuai dengan keinginan mereka. Pada intinya, jika ada penolakan dari calon customer, Anda jangan pernah menyerah, Juragan. Pepet terus dan ambil hatinya 😀

Ya, Ya, Ya

Jika calon customer antusias, banyak nanya dan menghubungi Anda berkali-kali artinya mereka adalah target market Anda. Buat mereka berkata YA sebanyak-banyaknya, jangan beri kesempatan mereka jawab Tidak atau Nggak.

Buat customer selalu bilang Ya [sumber]
Anda juga bisa memberikan pola pertanyaan berupa pilihan. Misalnya,
“Kakak mau dress warna merah atau coklat?”
“Kakak suka pakai jilbab segiempat atau pashmina?”
“Ibu mau pilih lipstik matte atau glossy?”

Dengan begitu, calon customer tidak akan memiliki kesempatan menjawab Tidak atau Nggak. Temukan pola pertanyaan yang sesuai dengan produk yang Anda jual. Jangan sampai salah memberikan pertanyaan ya.

Jangan Bilang “Tidak”

Pantang untuk Juragan mengatakan Tidak pada calon customer. Anda bisa menggantinya dengan Ada, Bisa, dan Boleh. Karena kemungkinan ada peluang bagus di setiap pertanyaan yang diajukan oleh calon customer.

Contoh :

Kasus 1 : Produk yang ditanyakan oleh calon customer kebetulan habis.
Customer : “Jilbab yang warna merah ada?”
Anda : “Ada kak. Ready 2 hari lagi, stok yang kemarin sudah ludes diborong yang lain.”

Kasus 2 : Customer minta pengemasan khusus.
Customer : “Bisa kirim hari ini nggak?”
Anda : “Bisa kak. Akan kami usahakan.”

Kasus 3 : Customer minta trial version untuk pembelian aplikasi
Customer : “Boleh coba gratis dulu nggak?”
Anda: “Boleh kak. Kami berikan free trial selama 7 hari.”

Besok Harga Naik

Salah satu sifat calon customer adalah suka menunda. “Tanya suami dulu ya”, “Saya pikir-pikir dulu”, atau pernyataan menunda lainnya yang kerap disampaikan calon customer. Teknik “Besok harga naik” bertujuan untuk mendorong calon customer Anda untuk segera melakukan pembelian.

Anda bisa menginfokan periode promo yang terbatas, follow up satu per satu calon customer Anda yang sudah berminat, dan mengingatkan mereka jika tidak segera membeli mereka akan rugi karena harga naik.

Berikan Diskon dan Bonus

Diskon diskon diskon [sumber]
Siapa sih yang nggak suka diskon dan bonus? Pasti nggak ada yang nolak kan? Trik ini dipercaya ampuh menghasilkan closing melimpah. Namun perlu diingat, pemberian diskon dan bonus jangan sampai membuat Anda rugi. Jadi penting untuk menghitung dengan benar margin keuntungannya.

Penawaran Terbatas

Cara ini bisa Anda terapkan ketika Anda melakukan promo produk baru, yaitu dengan memberikan informasi bahwa produk yang Anda tawarkan hanya tersedia terbatas. Dengan begitu, calon customer akan segera menghubungi Anda dan melakukan pembelian.

Share your promo code [sumber]
Contoh:
– Promo Anniversary Cantik Shop akan ditutup 5 jam lagi! Hanya tersedia 50pcs make-up pouch.
– Tersedia bonus senilai 1jt rupiah untuk 20 pembeli tercepat.
– dll

Teknik Follow Up

Calon customer yang belum melakukan transaksi adalah target market Anda di kemudian hari, karena jika mereka pernah menghubungi Anda artinya mereka sudah tertarik dengan produk Anda. Anda tinggal mengumpulkan kontak mereka, kemudian hubungi mereka lagi, dan tawarkan produk yang pernah mereka tanyakan sebelumnya.

Follow up your customer

Dengan teknik follow up, akan berpotensi terjadinya closing dan berdampak dengan penjualan Anda. Jadi, usahakan selalu menyimpan semua kontak calon customer yang menghubungi Anda, baik yang belum pernah bertransaksi maupun yang sudah repeat order berkali-kali.

 

Nah, dengan mengetahui trik cepat closing, semoga Anda nggak baper lagi ya gara-gara CLBK. Selamat mencoba!

Comments